Brisbane #4

|
I just received such a surprising news. I just became a team leader! For God's sake! Gue baru 2 bulan disini, dan alhamdulillah dikasih kepercayaan buat jadi team leader. Walaupun kerjaan tim gue bakalan relatif gabut karena job desc yang agak blurry, tapi gue sangat berharap tim gue bakal ngasih yang terbaik buat Pesta Rakyat 2010. Kayanya ini semua berawal dari mulut besar gue tentang background kepanitiaan gue pas masih di Jakarta. One night, a night before the Arisan Rakyat, i went home with Jana, Ito, Andrew, and Avie. What i did was boasting about my organisational background back home in Jakarta. I did have it. Hampir semua pos yang ada di kepanitiaan udah gue tempatin, kecuali PO atau WAPO, yang gue tau kapasitas gue sangat nggak ada buat itu.

Well, di kepanitiaan pertama, gue langsung jadi WaPJ seksi Artis, soalnya PJnya si ibu Dea Mariska, temen saya yang sekarang lagi famous-famousnya di Psiko UI. Itu pas DaPur semester ganjil 2008. Habis DaPur, gue langsung ditunjuk (lagi) jadi salah satu tim acara Dies Natalis F.Psi UI tahun 2009. Setelah itu ada ITP, dimana gue jadi HuMas (tapi gabut :P), setelah ITP gue jadi PJ konsumsi di DaPurnya mbak Jay-Hun-Am&A. Diantara selang waktu tersebut, gue (lagi-lagi) dikasih kepercayaan sama Cethe buat jadi PJ ticketing PIASTRO 2009. Mungkin salah satu pertimbangan dia buat milih gue jadi PJ Ticketing adalah kerena gue sama dia satu tim futsal. Dia tau komitmen gue di lapangan, dan dia berspekulasi bahwa komitmen gue di lapangan akan sama dengan komitmen gue di kepanitiaan. Well, kadang spekulasi bisa salah, kadang bisa bener. Tapi kali ini Cethe 50-50. Kenapa? Emang gue committed sama PIASTRO, tapi di lain sisi gue juga tetep harus committed sama tim futsal gue. Sangat sulit buat gue juggling tanggung jawab selain akademis dan non-akademis. Emang kinerja gue sangat kurang maksimal, tapi gue sangat beruntung punya tim yang solid dan suportif. Tapi gue paling berhutang budi sama WaPJ gue, Monika yang banyak ngecover gue ketika hari-H yang gue mendadak sakitlah, inilah, itulah. Overall, tim ticketing PIASTRO 2009 melampaui lebih dari 100% target yang ditentukan. Setelah PIASTRO, ada PsyCamp, dimana gue cuman jadi HPD advance yang gak jadi berangkat advance, cuman ikut survey doang sekali.

Setelah psycamp ada kepanitiaan apalagi ya buat gue? Lupa gue hehehehe. Oiya, ada Dies Natalis 2010. Jadi supir dadakan, jadi konsumsi, jadi apalagi yaa? Setelah itu, habislah kehidupan kepanitiaan gue. Oh! Gue inget! Ada PsyHur, dimana POnya adalah temen sekelas gue, Sarah. Gue jadi Kestari alias Kesekretariatan. Gile. Kapan lagi gue jadi sekretaris?

Mungkin cukup segitu saja dulu dari saya, sekian dan terimakasih.


Moral of the story: boasting about your ability will bring you nothing but more responsibilities

0 comments: